Description
dakah saat dalam hidup ketika kesibukan tak lagi memberi ketenangan, dan keberhasilan terasa tak cukup mengobati dahaga di dalam dada? Pada momen itulah kita menyadari ada satu ruang hampa yang tak akan pernah bisa diisi oleh dunia—sebuah kerinduan terdalam kepada Sang Pencipta.
Buku ini bukan ditulis oleh seseorang yang telah memiliki semua jawaban, melainkan sebuah ajakan untuk berhenti sejenak, belajar diam, dan melihat ke dalam diri. Memasuki ruang-ruang tak terjamah melalui akal, filsafat, kesabaran, keikhlasan, hingga kerendahan hati.
Tuhan tidak pernah jauh. Allah tidak pernah meninggalkan kita saat kita jatuh, menangis, atau tersesat dalam dosa. Yang sering hilang hanyalah kesadaran kita—terlalu sibuk mengejar pengakuan manusia hingga lupa jalan pulang.
“Perjalanan paling jauh dalam hidup bukanlah perjalanan menuju Tuhan, melainkan perjalanan dari ego menuju kerendahan hati, dari kelalaian menuju kesadaran, dan dari diri sendiri menuju Tuhan.”
Bacalah perlahan. Biarkan setiap bab menjadi teman bicara bagi hatimu yang merindukan kedamaian sejati.
Selamat menempuh perjalanan pulang.




Reviews
There are no reviews yet.